SDIT Persis Tarogong 2 Ukir Prestasi, Resmi Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten Garut 2026

GARUT – Komitmen SDIT Persis Tarogong 2 dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang hijau dan berkelanjutan membuahkan hasil manis. Sekolah kami resmi meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 yang diserahkan langsung di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Kamis (27/8/2026).
Pencapaian ini diraih setelah melewati proses seleksi ketat. Dari total 68 Calon Sekolah Adiwiyata yang berpartisipasi di tahun 2026, SDIT Persis Tarogong 2 menjadi satu dari 55 sekolah yang berhasil lolos penetapan tingkat kabupaten. Ke depan, hasil ini sekaligus membuka jalan bagi sekolah untuk bersiap menuju tahapan Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional 2026.
Program apresiasi lingkungan ini merupakan buah kolaborasi lintas sektor antara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Kementerian Agama Kabupaten Garut, serta Yayasan Bakti Barito. Acara penganugerahan turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Garut Ibu Putri Karlina, Kepala DLH Garut Bapak Jujun Juansyah, Direktur Yayasan Bakti Barito Ibu Dian Purbasari, serta perwakilan Star Energy Darajat 2, Bapak Arif Budiman.
Kepala SDIT Persis Tarogong 2, Ibu Adah Mustahidah, mengutarakan rasa syukur mendalam atas raihan berharga ini. Menurutnya, trofi Adiwiyata ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi kolektif seluruh ekosistem sekolah.
“Pencapaian ini milik bersama. Keberhasilan ini tidak lepas dari gotong royong seluruh warga sekolah, bimbingan pesantren, peran aktif masyarakat, hingga arahan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Yayasan Bakti Barito. Harapan kita bersama, predikat ini semakin memicu konsistensi kita dalam menjaga kebersihan, menghemat energi, serta merawat kelestarian tanaman di lingkungan sekolah,” papar Ibu Adah.
Secara khusus, beliau juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para orang tua siswa yang tak henti mendukung program-program lingkungan sekolah, sehingga nilai-nilai kepedulian alam dapat tertanam kuat pada diri peserta didik sejak dini.
Bagi SDIT Persis Tarogong 2, predikat Adiwiyata bukan sekadar simbol penghargaan, melainkan batu pijakan untuk terus memupuk budaya ramah lingkungan. Sekolah berharap karakter peduli lingkungan ini tidak hanya diterapkan di area belajar, tetapi juga melekat dalam kehidupan sehari-hari seluruh siswa dan warga sekolah di mana pun berada.
